- Home >
- Bunga Tunggal dan Majemuk
Posted by : ea
Minggu, 16 Desember 2018
Materi MTK Wajib Kelas XII Kurikulum 2013 Semester 1
BAB 2B Bunga
1. Bunga Tunggal
Perhatikan permasalahan berikut! Misalkan seseorang meminjam uang pada sebuah bank sejumlah Rp1.500.000,00 dan telah disepakati bahwa dalam jangka waktu satu tahun orang tersebut harus mengembalikannya sejumlah Rp1.620.000,00. Uang Rp1.500.000,00 disebut modal dan uang kelebihan sebesar Rp120.000,00 disebut bunga atau jasa atas pinjaman modal itu. Besarnya bunga sering dinyatakan dalam % (dibaca persen) dan disebut sebagai suku bunga yaitu menyatakan perbandingan antara bunga dengan modal dalam satuan waktu tertentu (1 bulan atau 1 tahun). Dalam persoalan diatas suku bunga per tahunnya dapat dinyatakan dengan:
Dalam bentuk yang lebih umum, jika suatu modal sebesar M0 dibungakan dengan mendapat jasa modal sebesar B maka besarnya suku bunga persatuan waktu dapat ditentukan dengan memakai rumus:
/*
M1 = besarnya uang yang dikembalikan setelah satu periode
M0 = besarnya modal yang dipinjamkan
b % = suku bunga persatuan waktu
*/
Selanjutnya berdasarkan rumus tersebut dapat diartikan bahwa:M1 =M0 (1+1.b)M2 =M0 (1+2.b)M3 =M0 (1+3.b)dst
Selanjutnya dapat dijelaskan bahwa:
M3 – M2 = M2 – M1 = M1 – M0= B = b.M0
Secara umum dapat ditulis:
2. Bunga Majemuk
Bunga majemuk adalah bunga yang sudah dihasilkan ditambahkan ke uang pokok pada akhir tiap-tiap periode pembayaran bunga dan kemudian ikut dipakai sebagai dasar untuk menentukan besarnya bunga pada periode berikutnya. Bunga majemuk dihitung berdasarkan saldo terakhir setelah pembungaan. Besar bunga majemuk dapat dicari menggunakan rumus :
Mn = M0 (1 + i)n
B = Mn - M0
Mn = modal pada akhir tahun ke-nM0 = modal awali = suku bunga
n = lama waktu


